Description

STASIUN KERETA API

Bangunan stasiun Kota Solok adalah salah satu bangunan peninggalan masa kolonial.Beberapa indikator yang dapat diamati bahwa bangunan ini berasal dari masa kolonial adalah tembok bangunannya yang tebal dan beberapa bukaan berupa pintu dan jendela dengan ukuran yang besar.

Pembangunan Stasiun Kereta Api Solok tidak terlepas dari pembangunan jalur kereta api Emmahaven-Sawahlunto oleh pemerintah kolonial Belanda untuk membawa hasil penambangan batubara. Penelitian oleh Belanda mengenai jalur pengangkutan batubara ke Pantai Barat Sumatera dimulai pada tahun 1873 dipimpin oleh J.L Cluyssenaer. Secara bertahap pemerintah kolonial Belanda membangun jalur kereta api di Sumatera Barat. Jalur pertama yang dbuat oleh Belanda adalah jalur Pulau Air-Padang yang selesai dikerjakan pada tahun 1891.Stasiun Solok merupakan rangkaian jalur Padang Panjang-Solok yang juga diselesaikan pada tahun 1891.Stasiun Solok pada masa kolonial Belanda menjadi salah satu stasiun besar dari ke tiga stasiun besar yang ada di Sumatera Barat selain Stasiun Padang dan Stasiun Padang Panjang.